HALUT, OT – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat komitmen penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan regulasi. Sebagai langkah persiapan menuju Audit Lingkungan atas arahan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), NHM menggelar kegiatan Pra-Audit Lingkungan di area Tambang Emas Gosowong pada 16–18 September 2026.
Kegiatan pra-audit ini mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 03 Tahun 2013 tentang Audit Lingkungan Hidup, yang bertujuan memberikan gambaran awal terkait kondisi serta penerapan manajemen lingkungan di area operasional perusahaan.
Pelaksanaan pra-audit dihadiri oleh GM Geology, Resource, & Support NHM Denny Lesmana, Manager HSE Widi Wijaya, serta jajaran Senior Leadership Team (SLT) baik secara tatap muka maupun daring.
Adapun tim independen yang terlibat meliputi Al Mudzni (Lead Auditor), Arie Dipareza Syafei (Auditor Lingkungan), DWA Desa Warnana (Tenaga Ahli Pertambangan), Wien Lestari (Tenaga Ahli Hidrogeologi), Tyas Kumala Puteri (Tenaga Ahli Kesehatan Masyarakat & Auditor Lingkungan Hidup), serta Umboro Lamsinto (Tenaga Ahli Hidrologi & Sipil Bendungan).
Dalam prosesnya, tim auditor memverifikasi dokumen pengelolaan lingkungan dan meninjau langsung sejumlah titik operasional di lapangan untuk mengidentifikasi aspek prioritas menjelang audit utama.
Lead Auditor, Al Mudzni, menjelaskan bahwa pra-audit berperan penting dalam penyusunan rencana audit yang komprehensif sesuai perundang-undangan.
“Tujuan dari pra-audit ini adalah menguatkan informasi sebagai bagian dari rencana Audit. Melalui kegiatan ini, auditor memperoleh gambaran awal yang diperlukan untuk penyusunan rencana audit selanjutnya,” ujar Al Mudzni.
Fokus audit mendatang mencakup evaluasi efektivitas pengelolaan lingkungan, risiko dampak dan paparan, manajemen risiko, komunikasi risiko, hingga skema perbaikan berkelanjutan.
Sementara itu, GM Geology, Resource, & Support NHM, Denny Lesmana, menyambut positif masukan dari tim independen sebagai bahan evaluasi internal.
“Pra-audit menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat kembali penerapan pengelolaan yang telah berjalan. Seluruh temuan awal dan rekomendasi tim auditor akan menjadi bahan evaluasi penting untuk mempersiapkan audit sesungguhnya,” tegas Denny.
Dia juga mengajak seluruh jajaran NHM untuk terus menjaga komitmen terhadap kelestarian lingkungan agar operasional lapangan tetap sejalan dengan ketentuan hukum yang berlaku.(ier)














