Home / Advertorial / Bappelitbangda

Wali Kota Ternate Minta OPD Fokus, Visioner dan Inovatif

10 Maret 2022

TERNATE, OT - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate menggelar pertemuan dalam rangka monitoring dan evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tahun anggaran 2021, di aula kantor Bappelitbangda Kota Ternate.

Rapat yang menghadirkan seluruh pimpinan OPD di lingkup Pemkot Ternate itu, dipimpin langsung Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman.

Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman dalam pertemuan tersebut menegaskan, seluruh pimpinan OPD agar menjalankan tugas lebih makasimal, fokus, visioner dan inovatif.

Menurutnya, bukan hanya program yang dievaluasi, tetapi kinerja pimpinan dan jajaran di masing-masing OPD akan terus dievaluasi.

Wali Kota meminta segala bentuk perencanaan program dan kegiatan harus menjadi parameter dalam rangka penilaian dan lainnya. "Pimpinan OPD harus memahami visi yang tertuang dalam Renstra," tegas Wali Kota dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly usai rapat menyampaikan, rapat evaluasi yang dilaksanakan merupakan tindak lanjut atas hasil monitoring program kegiatan OPD tahun 2021.

Kata dia, ini merupakan agenda tahunan dari Bappelitbangda dengan melibatkan seluruh pimpinan OPD dan Kasubag Perencanaan serta Camat se-Kota Ternate.

Menurutnya, monitoring dan evaluasi harus dilakukan untuk mengukur berbagai aspek dalam siklus manajemen pembangunan yang belum diimplementasikan dengan baik, tepat dan berkesinambungan.

"Karenanya, perubahan dan perbaikan, harus segera dilakukan melalui upaya monitoring dan evaluasi pelaksanaan dan pencapaian rencana pembangunan," kata Rizal.

.

Mantan Kadis Perkim Kota Ternate itu menyatakan, evaluasi merupakan alat bantu pemerintah dalam menyusun, menetapkan dan mengelola program dokumen perencanaan yaitu RPJMD dan RKP.

"Evaluasi berguna untuk menelusuri, mengukur, dan menganalisa hasil dan capaian pelaksanaan rencana dengan sejumlah indikator pembangunan yang telah ditetapkan," sebutnya.

"Evaluasi perlu dilakukan atas kebijakan prioritas pembangunan, fokus prioritas, program pembangunan atau kegiatan prioritas. Analisisnya mencakup berhasil atau tidaknya pelaksanaan pembangunan yang yang telah direncanakan tersebut, termasuk pencapaian terget dan sasarannya," tambahnya.

Tujuan evaluasi ini dilakukan, untuk mensinergikan program kegiatan yang telah dilaksanakan oleh OPD dengan target dan indikator yang sudah ada dalam RPJMD dan Renstra masing-masing OPD.

"Ada dua momentum yang kita hadapi minggu depan ini yaitu LKPJ yang rencana 17 Maret disampaikan ke DPRD, sehingga Bappelitbangda berkepentingan mengundang mereka untuk mengkroscek datayang disampaikan, dan itu jadi bahan dalam menyusun LKPJ nanti" tandasnya.

Rizal menjelaskan, evaluasi ini dilakukan dalam rangka untuk menjaga konsistensi RPJMD tahun pertama 2021, sehingga saat penyampaian LKPJ nanti itu Wali Kota mempertanggungjawabkan RPJMD pada tahun pertama, dan evaluasi ini dilakukan sebaga implementasi dari amanat Permendagri nomor 17 terkait tata cara melakukan evaluasi dan monitoring.

"Ini jadi spirit baru untuk melaksanakan tahapan perencanaan lebih berkualitas, sehingga semua OPD dilibatkan," tutup Rizal seraya menyampaikan apresiasi terhadap teman-teman OPD yang telah menghadiri pertemuan tersebut.

 (tima)


Reporter: Gibran

BERITA TERKAIT