Pekan Depan, Kapal Kontainer Masuk Tidore

Pekan Depan, Kapal Kontainer Masuk Tidore

TIDORE, OT- Pekan depan, kapal kontainer Mentariline akan masuk di Kota Tidore Kepulauan (Tikep), provinsi Maluku Utara dengan rute Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ke Pelabuhan Trikora Tidore.

Menyambut kedatangan kapal tersebut, Dinas Perindagkop dan UKM Kota Tidore, telah melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait.

Rapat tersebut dipimpin langsung Wali Kota Tidore, Ali Ibrahim didampingi Wakil Wali Kota Tidore Muhammad Senin di ruang rapat kantor wali kota.

Rencana kedatangan kapal kontainer pada 11 Mei 2017, sekaligus rencana pembentukan pengurus Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Trikora Tidore.

Wali Kota Tidore, Ali Ibrahim menyampaikan, dengan kedatangan kapal ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Kota Tidore Kepulauan, serta untuk tenaga bongkar muat akan diberikan sosialisasi sehingga bisa bekerja sesui dengan prosedur yang ada.

Lanjut dia, kehadiran Kapal Kontainer ini dapat menjawab semua kebutuhan pengusaha, baik yang bergerak di bidang perdagangan, jasa konstruksi maupun pengumpul hasil bumi dan laut. Dimana, waktu pengiriman barang bisa terjadwal dan dilakukan secara kontinyu setiap bulannya.

Sementara Wakil Wali Kota, Muhammad Senin mengatakan, Tidore hari ini berbeda dengan hari kemarin, dimana sudah ada kapal PELNI yang masuk dan akan masuk Kapal Barang Mentariline, yang rencananya akan tiba di pelabuhan Trikora dalam waktu dekat.

“Dengan hadirnya Kapal Barang ini nantinya akan memudahkan arus perekonomian daerah, baik barang datang maupun barang keluar. Yang imbasnya adalah menekan biaya distribusi dan memudahkan pemasaran hasil produksi daerah,” terangnya.

Menurut dia, hal terpenting lainnya adalah lalu lintas kehadiran msyarakat dari luar menjadi lebih terbuka untuk datang ke Tidore. “Tidore masih butuh orang lain datang ke daerah ini untuk itu perlu adanya keamanan dan kenyamanan, sehingga orang merasa senang datang atau berinvestasi di Kota Tidore Kepulauan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut salah satu Perwakilan KUPP Soasio, menjelaskan, sampai saat ini KUPP Soasio bersama TKBM belum memiliki ketetapan satuan harga bongkar muat barang di Pelabuhan, yang ada selama ini hanya kesepakatan antara pihak pemilik kapal dengan TKBM sehingga biaya tersebut selalu berubah-ubah.

Dari KUPP menyempaikan, permohonan bantuan dari pihak terkait bersama KUPP, secepatnya membuat perhitungan baku tarif bongkar muat berdasarkan penetapan yang sah.

(@red)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan