Home / Advertorial / Ayo Ke Ternate
13 September 2017

Wali Kota Ternate On The Spot Ke Sejumlah Lokasi Pembangunan

Wali Kota Ternate, Dr H Burhan Abdurahman, SH MM, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umun Perumahan Rakyat (PUPR) kota Ternate, melakukan on the spot ke sejumlah lokasi pembangunan

TERNATE, OT – Untuk memastikan proses pembangunan di kota Ternate, Rabu (13/9/2017), Wali Kota Ternate, Dr H Burhan Abdurahman, SH MM, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umun Perumahan Rakyat (PUPR) kota Ternate, melakukan on the spot ke sejumlah lokasi.

Lokasi-lokasi yang dikunjungi orang nomor satu di Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate itu, antara lain, kawasan pembangunan pasar Gamalama Baru (Teras Gamalama), pasar Sabi Sabi Long Beach, kawasan benteng Oranje serta kantor wali kota baru di depan Landmark Ternate.

Kepada sejumlah wartawan, usai melakukan on the spot, Wali Kota Ternate, Dr H Burhan Abdurahman mengatakan, on the spot yang dilakukan merupakan upaya untuk melihat secara langsung progres pembangunan dua unit pasar serta kondisi benteng dan pekerjaan di eks kantor gubernur, yang renacanya akan dijadikan kantor wali kota yang baru.

“Tadi, on the spot langsung dari program pembangunan pasar, jadi hasil monitoring di lapangan tadi, beberapa sudah sangat bagus, progresnya sudah di atas 60 persen, hanya pasar di depan terminal itu, yang masih kurang,” kata wali kota seraya mengaku, telah meminta pihak rekanan untuk lebih intens, sehingga bisa memenuhi target yang sudah ditetapkan.

Untuk pedagang yang saat ini masih menempati lokasi pembangunan pasar Sabi Sabi Long Beach, wali kota mengatakan, Pemkot melalui Disperindag, akan mengatur para pedagang, sehingga tidak menggangu proses pembangunan pasar. "Tetapi juga tidak menghentikan para pedagang, karena kita tidak mungkin menghentikan orang untuk mencari hidup,” katanya.

Wali kota memastikan, tahun ini progres pembangunan pasar Sabi Sabi Long Beach, bisa terealisasi sesuai waktu yang ditentukan. “Kalau pasar di depan terminal itu, untuk tahun ini, sampai pada kontruksi lantai dua, jadi menurut kontraktor, diusahan Desember bisa tuntas, jadi lantai satu selesai, lantai dua baru konstruksi saja, kontraktor juga pasti berpikir, jika terlambat, maka akan dikenakan denda dan yang kedua, nama perusahannya juga bisa rusak,” ungkap wali kota.

Untuk pembangunan benteng, kata wali kota, Pemkot telah berkoordinasi dengan BPCB dan telah memiliki kesepahaman untuk membangun kembali tembok benteng yang ambuk beberapa waktu lalu. “Dan itu, besok mulai action,” ujarnya.

Pembangunan kembali tembok benteng yang ambruk, kata wali kota, telah melalui kajian BPCB. "Terkait anggaran, kita tahun ini sudah menganggarkan untuk pembangunan kanal, kita CCO, kita alihkan sebagian untuk perbaikan tembok ini, supaya itu bisa dengan segera selesai,” pungkasnya.(thy)


Reporter: Ibenk