Home / Indomalut / Tidore
12 Februari 2019

Jelang Kunjungan Dubes Spanyol, Wali Kota Tidore Bertemu Kemenlu RI

Pertemuan di Kemenlu RI

TIDORE, OT - Dalam rangka mempersiapkan rencana kunjungan kehormatan Duta Besar Republik Portugal Y.M Rui Fernando Sucena do Carmo dan Duta Besar Kerajaan Spanyol Y.M. Jose Maria Matres Manso ke Tidore, Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan (Tikep), menyambangi Kantor Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI di Jakarta.

Berdasarkan rilis yang diterima redaksi indotimur.com, Wali Kota TTikep, Ali Ibrahim didampingi Kadisbudpar Tidore Yakub Husain, bertemu dengan Direktur Eropa I, Ditjen Amerika Eropa Kemenlu RI Dino R. Kusnadi.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Pertama Direktorat Eropa I Fifi A. Firdaus dan  Kasubdit IV Direktorat Eropa I Kusuma Pradopo.

Dalam pertemuan itu, dibahas beberapa agenda penting terkait persiapan Tidore sebagai tuan rumah Pertemuan Jaringan Global Kota Magellan atau Global Network Magelan Cities (GNMC) Ke-X serta Sail Tidore 2021.

Wali Kota Tidore dalam pertemuan dengan pihak Kemenlu RI menyampaikan, Tidore telah mulai mempersiapkan diri untuk menyelenggarakan beberapa agenda penting tersebut yakni melalui intensitas koordinasi dengan pihak DPRD Provinsi Maluku Utara, Gubernur Maluku Utara dan para pihak terkait untuk membahas persiapan agenda kerjasama pelaksanaan acara.

Wali Kota meminta dukungan penuh pihak Kementerian Luar Negeri dalam penyelenggaraan acara, Pertemuan Jaringan Global Kota Magellan atau Global Network Magelan Cities (GNMC) Ke-X serta Sail Tidore 2021.

Dino R. Kusnadi menyambut baik kunjungan Wali Kota Tidore dan menyampaikan agenda kunjungan Dubes Spanyol dan Portugis ke Tidore pada tanggal 25 dan 26 Februari 2019 adalah bagian dari rencana persiapan peringatan ekspedisi keliling dunia pertama Ferdinand Magellan (the 500th Anniversary of the First Circumnavigatioan).

Selain itu, rencana kunjungan tersebut juga dimaksudkan untuk melihat peluang rencana investasi dan pengembangan kerjasama dengan Pemda Provinsi Maluku Utara.

Kata dia, terkait dengan rencana pertemuan GNMC, berdasarkan hasil pertemuan GNMC ke-IX di Sevilla bulan Januari 2019 maka Kota Tidore telah ditetapkan melalui voting untuk menjadi tuan rumah Pertemuan GNMC Ke-X.

"Pertemuan tersebut rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 25-27 Juli 2019 dan akan dihadiri oleh kurang lebih 12 negara dan 20 kota-kota dunia, Pertemuan Jaringan Global Kota Magellan adalah pertemuan antar negara dan kota-kota dunia yang menjadi anggota dari organisasi Jaringan Global Kota Magellan/Global Network Magelan Cities (GNMC)," terangnya.

Menurut Dino, pertemuan GNMC ke-IX di Sevilla telah memberikan hasil-hasil postitif bagi kepentingan Indonesia, terutama dengan diakuinya narasi sejarah oleh negara-negara anggota GNMC bahwa kawasan Maluku merupakan pusat rempah dunia yang telah melahirkan perjalanan bangsa-bangsa Eropa ke dunia Timur pada abad ke-16 terutama ekspedisi Magellan.

Untuk itu melalui ikatan sejarah dan budaya masa lalu dimaksud, Dino berharap pertemuan GNMC ke-X yang rencananya akan dilaksanakan di Tidore nanti harus digunakan semaksimal mungkin untuk membicarakan kepentingan strategis Pemda Provinsi Maluku Utara dan Pemda Kota Tidore dalam pengembangan kerjasama dibidang ekonomi dan investasi.

Dino menyampaikan, pihak Kemenlu RI melalui Ditjen Amerika Eropa, Direktorat Eropa I akan memberikan dukungan penuh terhadap agenda-agenda yang dibicarakan.

"Terkait dengan persiapan Sail Tidore 2021, menurut Dino, Direktorat Eropa I Kemenlu RI sedang mempersiapkan usulan program kegiatan tahun 2020-2021 ke BAPPENAS RI untuk menjadi program prioritas nasional dalam rangka mendukung pelaksanaan Sail Tidore,"  tutur dia.

Kemenlu RI akan terus mengkampanyekan informasi tentang Indonesia (Maluku) sebagai pusat rempah dunia kepada jaringan negara anggota GNMC, pertemuan GNMC ke-X di Tidore maupun Sail Tidore 2021 harus memberikan implikasi positif dan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara secara umum dan Kota Tidore secara khusus. (uji)


Reporter: Fauji Husen "ZI"