Home / Indomalut / Ternate
31 Desember 2018

Wali Kota Ternate Jadi Irup Upacara Hari Jadi Ternate Ke-768

Walikota Ternate Burhan Abdulrahman Irup Upacara HJT Ke-768 (foto randy)

TERNATE, OT  - Wali Kota Ternate, H Burhan Abdulrahman, Sabtu (29/12/2018) akhir pekan lalu, memimpin upacara Hari Jadi Ternate (HJT) ke-768 di halaman kantor Wali Kota Ternate.

Wali Kota Ternate dalam sambutanya mengatakan, di Ternate pada pertumbuhan awal kemudian menghadirkan secara alamiah, Kampung Arab, Kampung Cina, Kampung Sarani dan lain sebagainya.

"Sejarah pertemuan antara budaya, nilai relegius dan spritualitas telah mengejawantah dalam lelaku kehidupan sosial masyarakat Ternate dan sekitarnya dimana catatan-catatan penting telah memberi gambaran dengan tegas, Ternate sebagai wilayah kosmopolitan pada zamanya dan hingga kini menghimpun tradisi dan nilai-nilai religius dalam ruang perjumpaan yang humanis dan toleran," kata Wali Kota di awal sambutannya.

Kata dia, pembauran etnis, agama, budaya dan tata cara kehidupan sosial yang beragam telah menjadi landscap mozaik yang indah sejak era pra kolonial yang hidup berdampingan selama ini di Ternate.

"Ternate dari waktu ke waktu terus mengalami perubahan morfologi geogerafis dan demografis secara dinamis hingga mewujud sebagai mana sekarang Ternate kini kukuh berdiri menatap masa demi masa yang mengintarnya dengan keragaman yang ada," tutur Wali Kota.

Kini di usia ke-768 tahun, spirit nilai kebudayaan dan nilai religiusitas menjadi penanda dan identitas yang menegaskan Ternate harmoni akan selamnya dirawat dan menjadi maruah, (dignity) bagi kelangsungan kehidupan.

"Selain itu di hari jadi Ternate yang ke-768, saya akan meresmikan Kelurahan Tongole Kecamatan Ternate Tengah sebagai sebuah Kelurahan devinitif yang ke-78. Hal ini merupakan respon pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat dengan memperpendek rentang kendali pelayanan dalam penyelenggaraan pemerintah," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Ternate juga membeberkan sejumlah kebeehasilan dan kemajuan masyarakat dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate dalam berbagai hal.

"Kemajuan tata kelola pemerintah dalam perjalanan implementasi otonomi daerah Kota Ternate dipandang berhasil dan memperoleh sebagian penghargaan dalam kurun waktu tahun 2018, penghargaan yang di terima Kota Ternate antara lain, dari aspek akuntabilitas pemerintah Kota Ternate selama empat tahun berturut-turut memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI)," jelas Wali Kota.

Dari aspek ekonomi, kata Wali Kota, Pemkot Ternate mampu menekan angka laju inflasi 0,59 persen terendah secara nasional dan memperoleh penghargaan TPID terbaik, "begitu juga dari aspek pelayanan perizinan memperoleh spesial award pelayanan terpadu satu pintu terbaik untuk wilayah timur Indonesia," beber Wali Kota.

Penghargaan Dwija Praja Nugraha dalam bidang pendidikan, penghargaan Pulau Layak Anak, penghargaan Kota Layak Anak dan HAM selama tiga tahun berturut-turut, serta Anugrah Kencana di bidang kependudukan, merupakan prestasi semua pihak di Kota Ternate.

"Keberhasilan yang diraih sebagaimana diuraikan di atas semua itu karena mendapat dukungan dari semua masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pemangku kepentingan di daerah ini terutama Dewan Perwakilan Rakyat Kota Ternate sebagai representasi rakyat yang senantiasa bersinergi dengan Pemerintah Kota Ternate secara harmonis sehingga program-program pembagunan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan," ungkap Wali Kota.

Usai upacara yang dihadiri Forkompimda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh mesyarakat, tokoh pemuda serta seluruh unsur Pemerintahan Kota Ternate, acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah lomba serta penyerahan sertifikat tanah kediaman Gubernur Maluku Utara dari Kepala Pertanahan Kota Ternate kepada Kepala Dinas Peeumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Ternate. (red)


Reporter: Randy Basri