Home / Indomalut / Ternate
26 Maret 2019

Ojek Pangkalan Berencana Menggelar Aksi Penolakan Terhadap Go-Jek Online Di Ternate

Flayer Dari Koter Untuk Aksi Damai Penolakan Go-Jek

TERNATE, OT - Sejumlah ojek pangkalan yang tergabung dalam Ojek Kota Ternate, berencana menggelar aksi damai menolak kehadiran ojeg berbasis online (Go-Jek) Online di Kota Ternate.

Aksi damai yang rencananya akan dilakukam, Rabu (28/3/2019) besok, akan diikuti oleh sekitar 200 ojek pangkalan dan mobile yang beroperasi di wilayah Kota Ternate.

Munawir, salah satu inisiator Ojek Kota Ternate (Koter), kepada indotimur.com Selasa (26/3/2019), membenarkan rencana ojek lokal di Ternate yang akan melakukan aksi damai menolak kehadiran Go-Jek atau ojek online di Ternate.

Kata dia, aksi ini dilakukan setelah adanya keluhan dan berbagai keluhan dari ojek lokal dan ojek pamgkalan atas kehadiran Go-Jek di Ternate.

"Karena hal ini sesuai hasil rapat, banyak masukan dari rekan-rekan ojek yang lain tidak menginginkan Go-Jek beroperasi di Kota Ternate dengan alasan penghasilan kami akan berkurang selain itu, wilayah Kota Ternate masih terlalu kecil hingga belum layak Go-Jek beroperasi," ungkapnya

Munawir menambahkan, jika dilihat dari kultur masyarakat Kota Ternate karena ojek di Ternate sudah sangat banyak baik itu di pangkalan maupun ojek mobile, sehingga kami berharap ada sosilisasi yang terarah, jika tidak maka dari sisi ekonomi ojek yang lain pasti rugi.

Terkait rencana aksi, Munawir mengklaim, akan diikuti oleh sekitar 200 ojek yang ada di Kota Ternate, "karna dari tuntutan pertama tidak direspon, maka pada aksi kedua ini dengan masa sebanyak 200 orang, rute pertama Kantor DPRD Kota Ternate, Kantor Wali Kota dan depan Kantor RRI Ternate,

Sementara itu, Head Of Regional Corporate Affairs For East Indonesia Go-Jek, Mulamarwan, saat dihubunggi indotimur.com melalui telepon selularnya mengaku, belum mengcover rencana aksi ojek lokal di Ternate.

Dia mengaku, sejauh ini, pihaknya belum menerima laporan soal penolakan kehadiran Go-Jek di Ternate.

"Nanti kami cek dulu sama tim yang ada di Kota Ternate karena sejauh ini, kami belum menerima laporan soal aksi penolakan karena itu kami akan mengecek kembali nanti," kata Mulamarwan melalui phone call. (red)


Reporter: Randy Basri