Home / Indomalut / Ternate
20 Desember 2018

Ini Dugaan Penyebab Kebakaran Yang Menghanguskan 12 Lapak Di Dodoku Ali

12 Lapak di kawasan Dodoku Ali yang terbakar, Kamis (20/12/2018) pagi

TERNATE, OT - Sedikitnya 12 lapak pedagang yang berada di kawasan Dodoku Ali Kelurahan Soa Sio Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Kamis (20/12/2018)sekitar pukul 06:00 waktu Ternate, ludes terbakar.

Informasi yang dihimpun indotimur.com, menyebutkan, kebakaran di kawasan Dodoku Ali itu, menghanguskan kurang lebih 12 lapak pedagang yang terdiri dari pedagang pakaian, usaha kuliner dan cafe.

Tandri salah seorang saksi mata menuturkan, api diduga berasal dari salah satu cafe yang juga ikut terbakar dalam kebakaran tersebut, sebab sekitar pukul 06:18 WIT, Tandri melihat asap hitam mengepul dari salah satu cafe.

Kata dia, saat kebakaran terjadi, salah satu penjaga cafe sempat membeli pulsa untuk menghubungi pemilik cafe, "saat itu, belum banyak kendaraan yang lewat, kemudian saya bersama laki-laki (penjaga cafe-red) meminta tolong warga sekitar untuk memadamkan api," ujar Tandri seraya menyebut ada juga anggota polisi dan warga yang melintas di jalur tersebut, ikut membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Tandri juga mengaku, saat kebakaran terjadi, sejumlah penghuni lapak yang berdekatan dengan cafe belum mengetahui terjadi kebakaran, "saya sempat lari untuk membuka pintu salah satu lapak karena lapak tersebut milik saudara saya yang tinggal bersama anaknya. Dengan cepat saya suruh bangun dan keluar, api sudah membesar dengan cepat mengambil sebagian barang untuk diamankan keluar," cerita Tandri.

Tak lama berselang, satu unit damkar datang, tetapi, api sudah membesar dan merembet ke lapak lainnya, karena lapak di kawasan tersebut, menggunakan bahan yang mudah terbakar.

Tandri menambahkan, rata-rata lapak yang terbakar milik warga Gorontalo namun dijaga oleh karyawannya, "barang-barang juga ada yang baru masuk karena persiapan natal dan tahun baru," ujar Tandri seraya menyebut, kerugian akibat kebakaran ditaksir ratusan juta rupiah, karena minggu ini, banyak barang yang masuk," terangnya.

Hal senada juga disampaikan Sulaiman salah satu pemilik lapak yang ikut terbakar. Kepada indotimur.com, Sulaiman mengatakan, kebakaran yang terjadi pada pagi tadi, diduga berawal dari salah satu cafe di kawasan tersebut langsung merembet ke kios yang semua bangunannya terbuat dari kayu dan triplek hingga dengan cepat terbakar.

”Saat terjadi kebakaran sebagian kios masih banyak yang belum buka karena pemiliknya masih berada di rumah dan waktu bukanya sekitar pukul 08.00 WIT, aehingga banyak barang dagangannya yang tidak dapat diselamatkan, namun kerugian berkisar Rp 6 milyar karena diminggu ini banyak barang baru yang masuk,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolres Ternate ,AKBP Azhari Juanda saat ditemui oleh awak media termasuk indotimur.com di pasar Higenis menerangkan bahwa pihaknya saat ini belum mengetahui penyebab kebakaran yang menghanguskan 12 lapak.

”Sementara ini tim sedang menyelidiki kasus kebakaran kios tersebut, tinggal tunggu hasilnya nanti akan diinformasikan kepada teman teman media,” terang Kapolres seraya menyatakan, api baru dapat dipadamkan dua jam setelah kebakaran terjadi.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi telah memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. tidak ada korban jiwa sementara kerugian harta benda masih diinventarisasi. (red)


Reporter: Randy Basri