Home / Berita / Politik
05 Mei 2018

Akademisi Nilai Paslon AGK-YA Belum Siap Hadapi Debat

Keempat Paslon Cagub dan Cawagub

TERNATE,OT- Akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), Helmi Alhadar menilai, Pasangan Calon (Paslon) Abdul Gani Kasuba-M Ali Yasin, belum siap mengikuti debat kandidat.

Menurut akademisi UMMU ini, debat empat Paslon calon gubeenur dan wakil gubernur Malut yang difasilitasi KPU, sudah berjalan lancar dan kondusif.

"Meskipun debat kandidat berjalan aman, namun masih terkesan perdebatan keempat kandidat  belum menggambarkan visi misi dari masing-masing Paslon," ujar Helmi.

Namun, kata dia, dari keempat Paslon tersebut, terlihat sangat jelas Paslon nomor tiga, Abdul Gani Kasuba -M Ali Yasin merupakan kandidat  yang terkesan belum siap. Meskipun berusaha terlihat santai untuk menanggapi semua pertanyaan ketiga Paslon.

"AGK-YA, terkesan kurang siap, karena sebagai incumbent mestinya AGK lebih menguasai permasalah dengan  memberikan jawaban yang lebih meyakinkan. Tapi, sebaliknya  terkesan AGK malah menanggapi permasalahan lebih normatif, bahkan terkadang terkesan tidak sistematis," jelasnya.

Lebih jauh kata Helmi,  AGK ketika  memberikan jawaban, gaya komunikasihnya yang khas atau mengalihkan pembicraan  terkesan santai, hingga waktu habis, disaat diminta tanggapan  dalam waktu 30 detik. Sebetulnya,  lebih berusha untuk menutupi kelemahan serta kebingungan menanggapi pernyataan dari panelis.

Mungkin saja, lanjut dia, AGK lebih beranggapan  pemilih berada di dataran Halmahera yang tidak terlalu menuntut banyk perdebatan sesama Paslon yang lain.

Sementara, ketiga Paslon, menurut Helmi,  lebih berusaha untuk  serius, sehingga sangat terlihat jelas  terkesan suasana sedikit tegang dan lebih siap menghadapi debat ketimbang Abdul Gani Kasuba.

Ia berharap, pada debat kedua, tentunya  keempat Paslon ini lebih memaparkan visi misi lebih baik. Agar masyarakat  memahami program empat Paslon sehingga menentukan pilihan sesuai hati nurani.

Dikatakan, kedepan KPU dapat mempertimbangkan waktu debat lebih awal, shingga banyak masyarakat bisa,  mengikuti debat kandidat gubernur lebih efektif. Sebab, mengingat debat pertama  waktunta terlalu lama.

"Semakin banyak orang mengikuti debat, akan lebih baik. Debat kandidat membuat orang menentukan serta  memilih kandidat lebh baik dan meningktkan kualitas pemilihan yang demokratis.(al)


Reporter: Alfajri A. Rahman