Home / Berita / Politik
14 April 2019

6.300 Pengawas di Malut Siap Awasi Pemilu 2019

Suasana apel siaga

TERNATE, OT- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Sabtu (13/4/209) sore tadi melaksanakan apel siaga dan patroli pengawasan anti politik uang pada pemilu 2019, termasuk Bawaslu Provinsi Maluku Utara (Malut).

Apel siaga untuk Bawaslu Malut dan Bawaslu Kota Ternate dipusatan di Landmark Kota Ternate, kelurahan Tanah Raja, kecamatan Ternate Tengah. Sementara  awaslu kabupaten/kota lainnya juga dilaksanakan kegiatan serupa di masing-masing daerah.

Ketua Bawaslu  Malut, Muksin Amrin kepada sejumlah awak media usai apel siaga mengatakan, apel hari ini dilakukan serentak di 10 kabupaten/kota di Malut yang tersebar di 115 titik. “Untuk Bawaslu Kota Ternate dan jajarannya tiga kecamatan kita laksanakan secara bersama, sementara tiga kecamatan lainnya, yakni Kkecamatan Moti, Hiri dan kecamatan Batang Dua dilaksanakan masing-masing,” kata Muksin.

Menurut Muksin,  di Provinsi Malut pengawas Pemilu yang dikerahkan sebanyak 6.300 orang pengawas pemilu. Jumlah ini terdiri dari pengawas TPS, PPL, Panwascam, Bawaslu Kabupaten/kota dan Bawaslu Provinsi serta staf sekretariat dari Panwascam sampai Bawaslu provinsi.

Tujuan dari apel ini, lanjut Muksin, dalam rangka mengantisipasi menghadapi H-3 Pemilu guna mencegah politik uang dan memantau perkembangan sebelum pelaksanaan pemilu pada 17 April nanti.

 “H-3 ini kita kerahkan seluruh kekuatan untuk melakukan pengawasan di seluruh kabupaten/kota untuk mengantisipasi politik uang, karena biasanya pada H-3 inilah orang-orang  akan melakukan politik uang,” katanya.

Muksin menyampaikan, kepada seluruh pengawas pemilu di tingkat kabupaten/kota, kecamatan, hingga tingkat kelurahan atau desa untuk jangan sampai kecolongan. “Saya sampaikan kepada pengawas jangan sampai kecolongan, untuk itu jangan ada yang tidur,” tegas Muksin.

Semetara Ketua Bawaslu Kota Ternate, Kifli Sahlan  menambahkan, untuk Kota Ternate sebanyak 593 pengawas TPS ditambah 77 pengawas di tingkat kelurahan dan 21 orang Panwascam.

“Untuk patroli anti politik uang semua kita kerahkan disetiap kecamatan sekaligus mengajak masyarakat agar mengawasi dan mencegah terjadinya politik uang diminggu tenang sampai pada hari pencoblosan," kata Kifli.

Apel siaga dan patroli pengawasan anti politik uang ini diikuti Dandim 1501 Ternate, Letkol Kav Bambang Sugiyarta, Kapolres Ternate, AKBP Azhari Zuanda, Kemisioner Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Komisioner Bawaslu Kota Ternate serta dan 21 Komisioner Panwascam se-Kota Ternate.(MG_04)


Reporter: Irfansyah Tawainella