Home / Berita / Pendidikan
29 Oktober 2018

Buntut Unjuk Rasa, Lima Mahasiswa UMMU Dipukul Oknum Security Kampus

Demonstrasi Mahasiswa Di Kampus UMMU Ternate

TERNATE, OT - Lima mahasiswa peserta aksi Aliansi Pergerakan Mahasiswa Suara Demokrasi Univrrsitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), yang melakukan aksi di kampus, Senin (29/10/2018) dilaporkan mengalami tindakan kekerasan oleh pihak security kampus.

Informasi yang dihimpun indotimur.com menyebutkan, aksi kericuhan berawal saat mahasiswa mendesak Rektor untuk memberikan klarifikasi terkait sejumlah kebijakan kampus yang dinilai tidak pro mahasiswa.

Kordinator Lapangan (Korlap) Fitra Booko kepada indotimur.com mengatakan, aksi pemukulan security terhadap massa aksi bermula saat security kampus berupaya membubarkan aksi.

Fitra menilai, tindakan anarkisme security terhadap massa aksi,  merupakan perintah kampus, sebab pihaknya tidak merencanakan konflik pada aksi yang digelar hari ini.

"Buktinya security kampus memukul massa aksi sehingga terjadi ricuh dan saling tarik menarik kedua belah pihak," ujar Fitra seraya menyebut sedikitnya ada lima mahasiswa jadi korban pemukulan dari oknum security kampus.

Dia mengancam pihaknya tetap akan melakukan aksi protes hingga Rektor memberikan klarifikasi atas sejumlah kebijakan kampus yang dinilai tidak pro mahasiswa.

"Kami akan tetap berkomitmen melakukan persiapan konsolidasi untuk besok berhadap hadapan dengan pihak Kampus dengan tuntutan yang sama," tegasnya.

Dia juga menyatakan, pihaknya akan melakukan hearing dengan Rektor pada Selasa (30/10/2018) besok. "Jika Rektor tidak datang, maka kami akan kembali melakukan pemboikotan besar-besaran bahkan kami akan membakar kampus. Harapan kami cuman satu Rektor harus bertangung jawab atas beberapa kasus yang menyudutkan mahasiswa," tegasnya.(red)


Reporter: Dedi Sero Sero