30 Oktober 2018

Polda Malut Catat Trend Laka Lantas Menurun

Kabid Humas Polda Maluku Utara, AKBP Hendri Badar, di dampinggi Kaur Penum Subbid Penmas Bid Humas,AKP Hefrizon

TERNATE, OT - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara melalui jajaran Polisi Lalu Lintas (Polantas) mengklaim angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Malut mengalami penurunan yang cukup signifikan. 

Berdasarkan data yang dikantongi Polda Maluku Utara, trend pelanggaran lalu lintas mengalami kenaikan hingga 67%, dimana pada tahun 2016, Polda Maluku Utara mengeluarkan blangko tilang sebanyak 12.975 naik menjadi 21..570 di tahun 2017. Untuk teguran, juga dilaporkan naik 32%, dimana pada tahun 2016 tercatat 13.717 teguran, naik menjadi 18.160 teguran pada tahun 2017.

Meski tingkat pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Maluku Utara cenderung naik, namun tingkat kecelakaan lalu lintas (laka lantas), justru mengalami trend menurun.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, AKBP Hendri Badar, didampinggi Kaur Penum Subbid Penmas Bid Humas, AKP Hefrizon kepada sejumlah awak media termasuk indotimur.com saat menyampaikan rilisnya, menyebutkan, upaya Polda melalui Ditlantas dan jajaran Satlantas untuk mewujudkan situasi lalu lintas yang aman tertib dan lancar di wilayah Maluku Utara, mulai mulai menunjukan angka penurunan kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah hukum Maluku Utara.

 "Ini, dapat dilihat pada.tahun 2016 jumlah kecelakaan, berkisar 264 kasus kecelakaan, turun hingga menjadi 197 kecelakaan di tahun 2017, dengan presentasi turun 20% dari tahun sebelumnya," kata Hendri.

Pada tahun 2016 jumlah korban yang meninggal dunia tercatat 115 orang turun hingga menjadi 100 orang meninggal di tahun 2017, maka turun 13%, sedangkan korban yang mengalami luka berat pada tahun 2016 berjumlah 87 orang, turun menjadi 73 orang pada tahun 2017, atau secara presentasi turun 16%. 

Korban yang luka ringan pada tahun 2016 sebanyak 261 orang, turun menjadi 201 orang pada tahun 2017, atau turun 23% dan untuk jumlah kerugian di tahun 2016 sebesar Rp. 1.598. 700.000,- turun menjadi Rp.1.484..600.000 di tahun 2017 atau turun 7%.

Diharapkan dengan operasi Zebra Kieraha 2018 yang dilakukan serentak di seluruh indonesia, mulai hari ini, dapat mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar serta masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas. (red)


Reporter: Randy Basri