15 Maret 2019

Pemkab Sekadau Serahkan Bonus pada Atlet Peraih Medali Porprov XII Kalbar

Foto : Penyerahan Bonus pada Atlet Peraih Medali Porprov XII Kalbar

KALBAR, OT - Pemkab Sekadau menepati janjinya untuk memberikan bonus kepada atlet bagi atlet peraih medali pada ajang porprov XII Kalbar tahun 2018. Bonus yang diberikan tersebut masing-masing Rp10 juta bagi atlet peraih medali emas, Rp6 juta bagi atlet peraih medali perak dan Rp4 juta bagi atlet peraih medali perunggu.

Bupati Sekadau, Rupinus mengapresiasi atlet, pelatih maupun official serta semua pihak yang terlibat dan telah bekerja keras untuk mengharumkan nama Sekadau pada ajang olahraga tingkat provinsi. Diketahui kontingen Kabupaten Sekadau memboyong sebanyak 14 medali emas, 18 medali perak dan 35 medali perunggu. Raihan tersebut telah melebihi target yang ditentukan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sekadau.

“Pada 2018 Pemkab menganggarkan untuk kegiatan porprov dan kegiatan lainnya. Untuk bonus ini dianggarkan tahun 2019, pertama Pemkab prioritaskan untuk dicairkan,” ujar Rupinus seusai ramah tamah dan penyerahan bonus atlet dan pelatih atau official yang digelar di Ruang Serbaguna Lantai II Kantor Bupati Sekadau, Jumat (15/3).

Rupinus berharap, kedepan ada peningkatan baik dari segi raihan medali maupun keikutsertaan dalam cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ajang olahraga tersebut. Ia mengatakan, bila ada atlet berpotensi pada cabang olahraga yang sebelumnya tidak diikuti dalam ajang porprov bisa dilatih secara dini. Sehingga, kedepan Sekadau semakin banyak mengikuti cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Selamat dan terima kasih kepada pejuang olahraga di Sekadau. Pemkab sudah memberikan bonus, jumlahnya tidak seberapa. Sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” ucapnya.

“Yang terpenting bukan soal jumlah besar kecil, banyak sedikitnya. Tapi ada perhatian dari Pemkab kepada para pejuang olahraga di Kabupaten Sekadau,” timpal Rupinus.

Rupinus berpesan agar bonus yang diberikan oleh Pemkab Sekadau bisa digunakan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ia menyarankan, bagi atlet penerima bonus yang masih sekolah agar bisa menggunakan uang tersebut untuk keperluan studinya.

“Sisihkan untuk fasilitas olahraganya. Kalau misalnya pemain catur, belilah papan catur untuk latihan. Jangan sampai dihabiskan untuk hal-hal yang tidak penting,” pesannya.

Ketua KONI Kabupaten Sekadau, A Rusmin Nuryadin mengatakan, bonus yang diberikan Pemkab Sekadau bukanlah upah. Melainkan, bentuk support yang diberikan kepada para atlet peraih medali.

“Menjelang PON XX di Papua ada 22 atlet Sekadau yang masuk pra PON. Bahkan, satu cabang hampir bisa dikatakan masuk PON, yaitu cabang catur,” ungkap Rusmin.

KONI, kata Rusmin, terus berupaya untuk menjaga serta membina para atlet salah satunya dengan pemberian bonus agar atlet tidak pindah. Bahkan, ada atlet yang tergiur janji seperti atlet biliard yang diminta oleh Papua.

Selain itu, upaya lain yang dilakukana dalah melakukan pendekatan dengan atlet serta keluarganya. Rusmin mencontohkan, seperti atlet catur yang maish belia memiliki masa depan yang panjang dan masih memerlukan bimbingan orang tuanya.

“Anak ini punya masa depan yang panjang, harus dipupuk, harus dibina. Jangan sampai loncat sana , loncat sini yang akhirnya mengorbankan si anak,” tuturnya.

Rusmin optimis kedepan dengan dibangunnya sarana olahraga seperti GOR bisa semakin menunjang prestasi atlet. “Selama ini atlet latihan dengan menggunakan fasilitas seadanya. Mudah-mudahan dengan fasilitas yang dibangun nantinya semakin menunjang prestasi atlet,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan, Wakil Bupati Sekadau, Sekda Kabupaten Sekadau, Kepala Disporapar Kabupaten Sekadau serta para atlet, pelatih atau official. (red)


Reporter: Yahya