16 April 2018

Pemda Halbar Identifikasi Kerusakan Rumah Akibat Gempa

Bupati Halbar: Warga Tetap Waspada

Bupati Halbar, Danny Missi saat diwawancarai wartawan di TKP Almaunawwar

TERNATE, OT - Bupati Halmahera Barat (Halbar), Danny Missi mengimbau pada masyarakat agar tetap waspada dan tidak terpengaruh dengan isu-isu menyesatkan yang berkaitan dengan gempa bumi di wilayah tersebut.

Kepada sejumlah wartawan di Tempat Kopi Pelabuhan (TKP) Almunawwar, Bupati didampingi sejumlah jajarannya menyatakan, pasca gempa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halbar telah melakukan identifikasi dan pendataan terhadap bangunan yang rusak di wilayah Halbar.

"Sudah dapat laporan dari BPBD, ada beberapa rumah yang retak dan sudah diantisipasi oleh BPBD" kata Bupati yang ditemui saat akan menyeberang ke Jailolo, Senin (16/4/2018) sore.

Orang nomor satu di jajaran Pemkab Halbar itu mengatakan, bencana alam merupakan sebuah peristiwa alam yang tidak dapat diprediksi oleh siapapun. "Yang namanya bencana alam itu kan kita tidak bisa memprediksi, jadi masyarakat diharapkan tetap waspada jika ada gempa susulan, segera keluar rumah supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," pungkas Bupati seraya meminta masyarakat untuk terus berkoordinasi dengan aparatur pemerintah jika ada informasi-informasi yang belum tentu kebenarannya.

Seperti diberitakan, gempa berkekuatan: 6.4 SR, terjadi, dinihari tadi, sekitar pukul 04:30 waktu Ternate. Pusat gempa berada pada 1.41 Lintang Utara, 126.81 Bujur Timur dengan kedalaman 10 KM atau berada pada 87 Km Barat Laut Halmahera Barat Maluku Utara.

Data sementara yang dikantongi indotimur.com dari BPBD Halbar, sejumlah rumah pada desa Lako Akediri kecamatan Sahu dan desa Saria kecamatan Jailolo mengalami kerusakan. Hingga berita ini dipublish, pihak BPBD masih melakukan identifikasi dan pendataan terhadap dampak gempa 6,4 SR dinihari tadi.(thy)


Reporter: Ibenk