15 Mei 2018

Gara-Gara Utang, Kepala BPKPAD Malut Dicari Sejumlah Kontraktor

Kediaman Ahmad Purbaja

TERNATE, OT- Sejumlah kontraktor yang mengerjakan proyek di Pemerintah Provinsi (pemprov) Maluku Utara (Malut), Selasa (15/5/2018) malam tadi mencari kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Asset Daerah (BPKPAD), Ahmad Purbaja di kediamannya yang terletak di kelurahan Tabahawa, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.

Kedatangan mereka untukk mencari Ahmad Pubaja karena ingkar dari undangan DPRD Provinsi untuk memediasi masalah hutang Pemprov Malut terhadap pihak ketiga, karena belum juga dilunasi, sementara proyek yang dikerjakan telah selesai.

Sayangnya, mantan kepala DPKAD Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) itu lebih dulu meninggalkan rumah, sehingga para perwakilan kontraktor tidak menemukan yang bersangkutan.

"Kami langsung ke rumah Ahmad Purbaja, untuk menanyakan kenapa hutang pihak ketiga belum juga dibayar. Tapi kami tidak menemukan Ahmad Purbaja," ungkap, perwakilan kontraktor Abubakar Nurdin pada Indotimur.com.

Kata dia, sesuai kesepakatan pimpinan DPRD Malut, malam ini melakukan rapat bersama baik perwakilan Kontraktor, konsultan dan Kaban Keuangan, hanya saja rapat masih belum ada kejelasan.

"Janji pimpinan DPRD, malam ini harus ada rapat secara bersama dengan Kaban Keuangan untuk diminta kejelasan kapan adanya pembayaran hutang kami selaku kontraktor,"katanya.

Bahkan, lanjut Nurdin, dengan tidak tepati janji DPRD untuk memediasi permasalahan hutang, secara otomatis kepala BPKPAD  tidak menghargai insitusi DPRD.

Terpisah, wakil ketua DPRD Malut Ikram Haris, menyampaikan DPRD sudah beritikad baik agar permasalahan hutang Pemprov terhadap pihak rekanan secepatnya diselesaikan.

"Tadi saya sudah telpon Plt Gubernur, untuk malam ini rapat.  Tapi Plt ada kesibukan di Tidore. Sehingga Plt Gubernur berjanji akan menelpon Ahmad Purbaja agar hadir, hingga detik ini belum datang,"jelasnya.(al)


Reporter: Alfajri A. Rahman