13 Juli 2018

BMKG: Sejumlah Wilayah di Malut Masih Diguyur Hujan Lebat Dan Angin Kencang

Kantor BMKG Stasiun Meteorologi Babullah Ternate

TERNATE, OT - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Babullah Ternate, mengeluarkan peringatan terhadap potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di wilayah Maluku Utara (Malut), yang berlaku tanggal 12 hingga 14 Juli 2018.

Berdasarkan rilis yang diterima indotimur.com, BMKG menyebutkan, dari kondisi atmosfir terkini, terdapat daerah tekanan rendah (1008 hPa) di timur Philipina sehingga membentuk pola belokan angin di wilayah Malut.

Kondisi cuaca umumnya berawan-hujan sedang, dengan potensi hujan lebat pada siang dan malam hari. Suhu udara berkisar antara 22-31 °C dan kelembaban berkisar antara 75-100%.

Dalam rilis yang ditandatangani koordinator BMKG Malut, Sulimin menyebutkan, angin umumnya, bertiup dari arah tenggara - barat daya dengan kecepatan antara 5-20 knots. Indikasi munculnya potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sekitar wilayah Malut dalam periode beberapa hari kedepan.

BMKG menyebut, sejumlah daerah perlu waspada atas cuaca yang terjadi dalam beberapa hari ini diantaranya, Morotai, Maba, Jailolo, Labuha, Sofifi, Kota Ternate, Tidore Kepulauan serta pulau-pulau Obi.

BMKG mengimbau, masyarakat agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang dan jalan licin.

Selain itu, bagi pengguna dan dan operator jasa transportasi laut, nelayan dan maayarakat di wilayah pesisir dihimbau untuk mewaspadai potensi gelombang laut dengan ketinggian antara 0,75 hingga 2,0 meter di perairan barat Halmahera, perairan timur Halmahera dan samudera pasifik utara Halmahera.

BMKG juga membuka layanan informasi cuaca 24 jam melalui call center 0921-3127902, layanan SMS di nomor 0813 4022 9745 atau langsung mendatangi kantor BMKG terdekat.(thy)


Reporter: Ibenk