Home / Berita / Nasional
01 April 2019

Dua Personel Polda Malut Terima Penghargaan Satyalancana Bhakti Buana Dari Presiden

IPTU dr. R. Ichsan Dana Patih dan Bripka Ferra Fitri Handayani

JAKRTA, OT- Dua Personel Polda Malut Terima Penghargaan Satyalancana Bhakti Buana Dari Presiden RI, Jum'at (29/3/2019) di rupatama Mabes Polri.

Pemberian penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Bhakti Buana dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada 140 personel Formed Police Unit X (FPU) Polri dan 12 personel Individual Police Officer (IPO) Polri melalui upacara yang dipimpin langsung oleh Waka Polri Komjen Pol.  Ari Dono Sukmanto.

Waka Polri Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto dalam upacara tersebut memberikan Piagam penghargaan dari Presiden RI serta menyematkan tanda kehormatan Satyalancana Bhakti Buana kepada Satgas Garuda Bhayangkara II.

Dua Personil Polda Maluku Utara yang tergabung dalam Satgas Garuda Bhayangkara II, yaitu IPTU dr. R. Ichsan Dana Patih Formed Police Unit X(FPU) Polri dalam misi PBB (UNAMID) di Darfur Sudan dan Bripka Ferra Fitri Handayani, Individual Police Officer (IPO) Polri yang bertugas di misi PBB (UNMISS) di Sudan Selatan.

Orang nomor dua di Kepolisian Negara Republik Indonesia itu membacakan amanat Kapolri, Jenderal Polisi H. Muhammad Tito Karnavian mengatakan, mereka telah menunjukan kinerja Polisi yang profesional, modern dan terpercaya selama bertugas di misi PBB, sehingga layak untuk menerima penghargaan Satyalancana Bhakti Buana.

“Penghargaan Satyalancana Bhakti Buana ini diberikan oleh Negara kepada personel yang telah purna tugas dan menunjukan dedikasi terbaik dalam berbagai bidang penugasan internasional," tutur Kapolri dalam amanatnya.

Sebagai pimpinan Polri, dirinya merasa bangga untuk menyematkan bintang tanda jasa Satyalancana Bhakti Buana dari Presiden Republik Indonesia kepada personel. "Semoga dapat menjadi akselerator yang baik dalam upaya menjadikan Polri sebagai Kepolisian yang profesional, modern dan terpercaya," harap Tito.

Lanjutnya, ada benerapa hal untuk dipedomani dan dilaksanakan  yaitu, segera menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi di Tanah Air dan kesatuan masing-masing dan manfaatkan waktu purna tugas untuk berkumpul dengan keluarga tercinta.

Selain itu, jangan berpuas atau berbangga diri dengan selesainya tugas Internasional ini, namun tetap belajar dan berlatih untuk pengembangan diri dan kesatuan, sehingga Polri selalu siap untuk mengirimkan kembali personel-personel Polri yang terlatih dan terbaik pada tugas-tugas internasional lainnya, dan plikasikan pengalaman, pengetahuan dan pengalaman baik yang saudara dapat di dunia internasional pada kesatuan masing-masing.

Sementara Bripka Ferra Fitri Handayani menyatakan, medali yang didapatkan pada saat penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Bhakti Buana merupakan medali yang ketiga kalinya yang ia dapatkan, setelah sebelumnya mendapatkan penghargaan dan medali dari United Nations (UN) di Unmiss-South Sudan pada tahun 2018.

"Sebagai anggota Polri pada umumnya dan polwan Polda Malut khususnya, merasa bangga terhadap prestasi yang sudah saya dapatkan, semoga apa yang didapatkan menjadi memotivasi seluruh anggota Polri yang ingin dan mau berkiprah menjadi seorang Peacekeeper serta mampu mengembangkan diri sebagai bentuk dedikasi kita kepada Institusi dan Negara tercinta ini," harapnya. (Bid Humas Polda Malut)(red)


Reporter: Fauzan Azzam