Home / Advertorial / Kotaku
10 Maret 2018

80 KK Calon Penghuni Rusunawa Pekerja Telah Mendaftar

Rizal : Kita Akan Lakukan Verifikasi Faktual

Rizal Marsaoly

TERNATE, OT - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkim) kota Ternate melalui tim terpadu, saat ini tengah melakukan proses pendaftaran bagi calon penghuni Rusunawa Pekerja yang dibangun pemerintah di areal terminal Gamalama.

Rusunawa Pekerja dengan konstruksi tiga lantai itu, dilengkapi petugas clening service dan pos jaga. Rusunawa yang dikhususkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) itu, juga memiliki 47 unit ruangan, dimana tiap ruangan memiliki dua kamar tidur, satu ruang tamu dan satu dapur minimalis.

Pemanggungjawab Rusunawa, Rizal Marsaoly, mengatakan, untuk mengelola Rusunawa Pekerja, pihaknya telah membentuk Unit Pelayanan Tekhnis (UPT) Rusunawa yang bertugas untuk mengelola pemanfaatan Rusunawa Pekerja.

Kata dia, sebelum ditempati, pihaknya lebih dahulu melakukan pendaftaran bagi calon penghuni Rusunawa. "Rusunawa Pekerja ini, dikhususkan bagi pekerja berpenghasilan rendah atau MBR dan saat ini kita sedang melakukan proses verifikasi berkas," ujar Rizal yang ditemui indotimur.com, Sabtu (10/3/2018) sore.

Hingga saat ini, lanjutnya, tercatat sudah ada 80 Kepala Keluarga (KK) calon penghuni yang telah mendaftar. "Kita sudah lakukan rapat terbatas dan saat ini, kita sedang melakukan verifikasi berkas yang melibatkan tim pengawasan TP4D dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate karena memang prosedurnya atau SOPnya seperti itu," kata Rizal yang juga sebagai sekretaris tim verifikasi.

Dia menambahkan, setelah melakukan verifikasi administrasi, pihaknya bersama tim pengawasan akan melakukan verifikasi faktual di lapangan. "Minggu depan, kita akan turun lapangan untuk melakukan verifikasi faktual guna memastikan calon penghuni benar-benar memenuhi syarat dan kriteria pekerja yang memiliki penghasilan rendah sesuai yang diisyaratkan," terang Rizal sembari memastikan, data calon penghuni akan diekspos agar prosesnya berjalan trasparan dan akuntabel.

Hal ini, lanjutnya, untuk memastikan tidak ada komplain atau keberatan dari maayarakat di kemudian hari. "Kita lakukan verifikasi terbuka, sehingga kita sama-sama tau, mana yang pantas dan mana yang tidak pantas. Penghuni rusunawa itu, barometernya kita lihat semua, agar suatu ketika ada komplein, bisa kita lihat datanya," tandas Rizal sembari menyebut, calon penghuni harus berpenghasilan rendah, memiliki KTP Ternate dan memiliki pekerjaan.(thy)


Reporter: Ibenk