Home / Advertorial / Kotaku
05 November 2018

60 Persen Kawasan Kumuh Di Ternate Tertangani

Rizal : Tahun Depan, Tiap KK Dapat Rp, 17,5 Juta

Kadis Perkim H Rizal Marsaoly

TERNATE, OT - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkim) tahun ini telah menyalurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi 203 Kepala Keluarga yang tersebar pada sejumlah Kecamatan di Kota Ternate.

Program BSPS yang bersumber dari APBN sebesar Rp, 4 miliyar lebih itu, sudah memasuki tahap penyaluran.

Kepala Disperkim Kota Ternate, H Rizal Marsaoly, kepada indotimur.com, Senin (5/11/2018) menjelaskan, pada tahun ini, penyaluran BSPS mencakup 203 unit yang tersebar pada sejumlah Kecamatan di Kota Ternate.

Program BSPS ini, kata dia, untuk mengurangi kawasan kumuh dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kota Ternate.

"Pada tahun 2017 anggaran bersumber dari APBN sebesar, Rp 4 milyar lebih dengan kategori ringan, sedang dan berat, tetapi pada tahun depan, semua penerima BSPS sama, tidak ada lagi kategori ringan, sedang dan berat, semua sama Rp, 17,5 juta," ujar Rizal sembari merinci per KK dapat Rp, 15 juta ditambah 2,5 sebagai biaya tukang.

Kata dia, pada tahun depan ada penambahan biaya tukang, sebagaimana diatur dalam Permen PU nomor 7 tahun 2018, sebesar Rp, 2,5 juta.

Rizal memastikan, proses pendistribusian BSPS ini tepat sasaran, sebab proses verifikasi dilakukan secara bertahap, dari pihak Kelurahan, tim verifikator dan tim internal, sehingga bantuan ini diperuntukan bagi warga yang benar-benar membutuhkan sebab penyaluran juga akan dilakukan secara selektif agar tepat sasaran.

Rizal menambahkan, Pemkot Ternate, menargetkan tahun 2021, kawasan kumuh di Ternate tuntas, " sampai saat ini, sudah 60 persen kawasan kumuh di Ternate tertangani melalui program ini," pungkasnya. (thy)


Reporter: Ibenk