Home / Berita / Hukrim
07 November 2018

Ini Jumlah Pelanggaran Yang Terjadi Pada Operasi Zebra Kie Raha 2018 Polres Ternate

Motor yang terjaring rajia operasi zebra

TERNATE, OT - Memasuki hari ke-9 pelaksanaan Operasi Zebra Kie Raha 2018 di wilayah hukum kota Ternate, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ternate mencatat sedikitnya 451 pelanggaran yang terjadi dan terjaring e-tilang.

Operasi Zebra Kie Raha 2018 yang dijadwalkan selama 14 hari itu, untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap tata tertib lalu lintas serta untuk penegakan hukum bagi masyarakat yang tidak mematuhi peraturan berkendara.

Dan pengendara sepeda motor bergoncengan Iebih dari satu, pengemudi dibawah umur, pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI, pengemudi kendaraan bermotor menggunakan narkoba dan pngemudi berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan. 

Kasat Lantas Polres Ternate, AKP Andreas Adi Febrianto melalui Bamin Tilang, Brigpol Muhammad Rivan kepada indotimur.com. Rabu (7/11/2018) mengatakan, sejak mulai operasi, hingga hari ke-9, pihaknya menindak pelanggaran yang kasat mata, misalnya penggunaan helm untuk pengendara maupun yang di belakang.

Menurutnya, jenis kendaraan yang dominasi ditilang adalah kendaraan roda dua, dengan jumlah 432 unit sedangkan untuk kendaraan roda empat, Satlantas Polres Ternate mencatat sedikitnya 19 unit angkutan kota dengan jumlah pelangaran e-tilang sebanyak 451 pelanggaran.

Meski angka pelanggaran masih tinggi, namu  kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lamtas) yang tercatat 1 kasus, namun laka lantas trrsebut, di luar operasi Zebra Kie Raha 2018.

Muhammad Rivan memastikan, sesuai jadwal, pelaksanaan operasi Zebra Kie Raha 2018 akan berlangsung hingga tanggal 12 November mendatang, "untuk itu, diharapakan kepada seluruh warga masyarakat kota Ternate yang menggunakan kendaraan baik sepeda motor maupun mobil, agar tetap mematuhi setiap peraturan berlalulintas yang ada dengan melengkapi surat-surat kendaraan maupun kelengkapan kendaraan lainnya," tututpnya. (red)


Reporter: Randy Basri