Home / Berita / Hukrim
04 Oktober 2018

18 Anggota Polda Malut Terlibat Kasus Narkoba

Press Release Oleh Kabid Humas Polda Maluku Utara

TERNATE,  OT  - Polda Maluku Utara melalui Bidang Humas Polda, Kamis (4/10/2018) merilis data kasus narkoba yang melibatkan anggota Polda Malut dan jajaran sepanjang Januari 2017 hingga Agustus 2018.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, AKBP Hendri Badar didampinggi Kaur Penum Subbid Penmas Bid Humas Polda Malut AKP Hefrizon kepada sejumlah awak media termasuk indotimur.com mengatakan, untuk personil Polda Malut yang terlibat kasus narkoba dan telah melalui prosedur sidang kode etik profesi kepolisian atau dilakukan rekomendasi PTDH sebanyak tiga personil dengan inisial Brigpol SAO, Brigpol HL, dan Brigpol D.

Sedangkan untuk pemberkasan sebanyak 6 personil yakni di Polda Malut Reskrimum satu personil inisial Aiptu S, di bagian SPKT satu personil inisial Bripka R dan untuk Polres Halteng tiga personil inisial Aiptu A, Brigpol S, dan Brigpol SM serta Polres Halut satu personil inisial Aiptu R yang masih dalam proses serta untuk keputusanya satu personil Pama Polda Malut inisial AKP S dengan putusan permohonan maaf, Pembinaan mental, Mutasi bersifat demosi. 

"Sedangkan untuk sidang disiplin yang terlibat kasus narkoba sebanyak 15 orang yang masing masing sakum Dit Sabhara, Dansat Brimob, Biro dan beberapa Satgas yang lain termasuk di Polres Ternate, Polres Halut, dan Polres Haltim yang berjumlah 15 orang yang terlibat kasus narkoba dan telah melalui sidang disiplin Polri,” terang Hendri.

Sementara untuk data hasil sidang PTDH personil yang terlibat kasus narkoba tahun 2017-2018 dengan total keseluruhan sebanyak 18 personil yang terlibat kasus narkoba di jajaran Polda Maluku Utara, baik di personil Polda sendiri, personil Polres Ternate, personil Polres Halteng dan personil Polres Halut.

“Untuk anggota kepolisian yang terlibat dalam kasus narkoba merupakan kejahatan yang sangat kejam maka akan ditindak lanjuti sesuai ketegasan hukum serta akan diajukan ke sidang Profesi yang akan menentukan nasibnya,” tutupnya. (red)


Reporter: Randy Basri